
Sebagian besar masyarakat salah persepsi antara Dry Ice dengan es batu atau sekarang es crystal. Dry Ice bukanlah es batu, es batu terbuat dari air dengan cara didinginkan sehingga berubah bentuk menjadi padat.
Sedangkan Dry Ice terbuat dari Gas Carbon Dioxide (CO2) dengan cara dikompres dan dipadatkan sehingga bentuknya berubah menjadi padat.
Dry Ice vs Es Batu Biasa
Es Batu apabila suhunya naik dan mencair maka bentuknya akan berubah lagi menjadi air dan cenderung akan mengotori objek material di sekitar es batu tersebut.
Sedangkan Dry Ice dikarenakan pada dasarnya terbuat dari gas, maka apabila suhu atau temperaturnya naik, Dry Ice akan berubah kembali menjadi bentuk gas sehingga tidak akan mengotori objek material yang dipasang dengan dry ice. Kelemahannya harga dry ice lebih mahal dari es batu konvensional.
Dry Ice atau Es Kering atau Biang Es sebagian besar kegunaannya dipakai agar objek material yang berupa bisa berupa makanan, alat vaksin medis, dan lainnya tetap dingin jika berada dalam wadah tertentu. Konsumen Dry Ice adalah lintas sektoral, Saat ini konsumen terbesar dry ice antara lain:
- Industri Makanan (Catering, Pabrik makanan, dll)
- Industri Medis (Rumah sakit, Klinik, Rumah Duka, dll)
- Industri pertunjukan seni untuk memberi kesan efek tertentu (Wedding Organizer, Panggung Konser, Pentas Dramam dll)
- Industri Pembersihan tertentu (Ice Blasting pengganti Sand Blasting, dll)
Ukuran Dry Ice
Dry Ice biasanya dijual dalam bentuk Balok dengan berat sekitar 4 kg – 5 kg, juga dalam bentuk Slice dengan berat sekitar 1 kg – 2 kg, dan terakhir dalam bentuk pellet silinder kecil-kecil.
Biasanya Dry Ice dimasukan ke dalam box styriofoam dengan jumlah balok terdiri dari 9-12 Buah Balok di dalam satu box styriofoam.
Pastinya apabila ada kata Ice atau Es, tentu temperature atau suhu Dry Ice pastinya dibawah 0 Derajat Celcius dan sangatlah dingin, lebih tepatnya Dry Ice memiliki Suhu -78.5 Derajat Celcius.

Penanganan/ Handling Biang Es
Penanganan pengunaan Dry Ice haruslah dilakukan dengan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik, yaitu dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap seperti sarung tangan khusus, kacamata khusus, dan lain-lain.
Hal ini dikarenakan apabila Dry Ice bersentuhan dengan kulit manusia, Dry Ice bisa membakar kulit dan mengakibatkan Frostbite atau memicu radang dingin yang merusak jaringan daging atau kulit manusia.
Selain itu juga menghisap atau menghirup terlalu banyak Gas Carbon Dioxide (CO2) hasil dari sublimasi dry ice di ruang yang tertutup dan tidak berventilasi juga bisa menyebabkan kekurangan Oxygen (O2) dan kondisi ini apabila terjadi akan berakibat fatal bagi tubuh manusia.
Awalnya akan merasakan pusing hingga pingsan, jika tidak ditangani dengan benar dan ditangani segera akan bisa menyebabkan komplikasi dan kematian.
PT. Gas Depo Industri sebagai Perusahaan Liquid dan Gas Industri Terintegrasi memproduksi dan menjual Dry Ice, Es Kering atau Biang Es dengan harga terbaik dan kompetitif. Kami memahami kebutuhan pelanggan yang biasanya menitik beratkan pada Delivery Time atau Jam Pengantaran yang dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan. Kami melayani Jadwal pengiriman di hari libur dan hari minggu dan biasanya kami mengantar pada pukul 03.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB.
Silahkan hubungi Tim Marketing Kami : Faizal 08179867722
Kepuasan Anda adalah tujuan kami.